Kamis, 04 Desember 2008

Warna Umpan dan Timing Macing Galatama


Warna Umpan dan Timing Mancing yang Pas ikan Galatama empang

Beberapa pakar mancing termasuk pakar biolagi menyebut bahwa ikan mas dan sebangsanya ikan lainnya buta warna alias melihat sesuatu hitam, putih, kelabu. Lastas apa gunanya warna-warni pada umpan ? terutama umpan mancing laut yang buatannya berwana-warni.
Sebenarnya, warna umpan tadi bila di konversi ke mata ikan akan menghasilkan pendar warna kelabu yang berbeda. Jadi bila kita persempit ke ikan mas galatama mungkin dipercaya warna umpan yang dipakai apakah merah, hijau, coklat itu kebetulan disukai ikan. Jadi hal itulah yang menyebabkan warna umpan berpengaruh pada dimakan atau tidaknya umpan yang dilemparkan pemancing.
Selain umpan, tentunya kita harus tahu waktu atau timing yang tepat saat mancing. Berikut ini adalah urutan-urutan ikan galatama dalam menanggapi umpan :

Getaran (selanjutnya disebut suara) terjadi pada saat umpan dijatuhkan, Suara inilah yang menjadi daya tarik utama ikan yang lapar. Tentunya hal ini tidak berlaku pada ikan mas liar yang hidup dihabitat alami. Selain itu, suara ini juga berlaku bagi ikan mas besar atau ikan mas yang dekat lapak pemancing. Hal itu disebabkan karena getaran yang berlebihan malah akan membuat lari ikan tersebut.

Warna seperti disebut diatas dipercaya sebagai warna makanan yang biasanya dimakan siikan. Pemilahan warna umpan akan berbeda tidak saja dari empang satu ke empang lain bahkan pada satu empang galatama dengan lapak yang berbeda. Memilih warna umpan tentunya disesuaikan dengan karakteristik empang tempat mancing. Untuk empang yang sering dikunjungi tentu mudah menentukan warna umpan yang sesuai. Namun untuk empang yang baru mania datangi tentunya agak sulit untuk menentukan warna umpan yang cocok alias warna pelet atau hijaunya essence pandan. Kecuali untuk empang non galatama (isi ikan baru), coba pilih warna umpan kuning-nya ubi atau putih-nya kroto.

Bau atau Aroma
Aroma yang disukai ikan mas galatama dapat bermacam-macam. Banyak faktor yang mempengaruhi kita dalam memilih aroma umpan., bila anda sering mancing hanya di satu empang galatama saja, nantinya anda akan hafal ikan mana yang memakan umpan tersebut.. Untuk empang yang berwarna kecoklatan sebaiknya gunakan umpan berbahan dasar ubi, namun bila airnya berwarna kehiajuan umpan berbahan dasar pelet biasanya akan lebih baik. Untuk empang biasa pelet yang diaduk dengan tuna kaleng sudah cukup memadai. Bila siang hari ikan berhenti makan, hal ini sudah umum artinya bukan karena ikan tidak mau memakan umpan melainkan ikan sedang dalam keadaan kenyang dan panas matahari yang mengurangi kadar oksigen dalam air.
Ikan mas cenderung makan terus alias galak terutama pagi hari saat lomba dimulai dan sore hari saat terik mulai menurun. Kecendrungan makan ikan mas sangat dipengaruhi kondisi air dan cuaca. Saat hujan pun ikan mas cendrung galak apalagi jika saat hujan berhenti diikuti keluarnya mentari yang kembali menghangatkan air
Sumber,
.dedy/www.hatma.info
.Tabloid mancing

Tip & Trik Mancing Ikan Galatama


TIP & TRIK MANCING IKAN MAS GALATAMA
Beberapa tip dan trik menarik untuk mancing ikan mas ala galatama :


Untuk meningkatkan kepekaan gigitan ikan mas, gunakan kenur super. Kenur berteknologi tinggi ini memiliki diameter kecil untuk kekuatan yang sama pada kenur monofilament. Braided Line atau kenur super ini memiliki sifat low stretch (daya renggang/mulur yang rendah) sehingga meningkatkan kepekaan, memudahkan tertancapnya mulut ikan artinya tidak memerlukan sentakan yang terlalu keras, diameter yang kecil meningkatkan kamuflase atau dengan kata lain meminimalkan bayangan kenur yang dapat terlihat ikan. Namun sangat disarankan kenur super ini untuk dipadukan dengan joran dan penggulung yang dikhususkan untuk kenur super agar didapat performanya yang maksimal, sebagai contoh Spider Wire dari Spectra 10 lb ~ 15 lb test dengan Spider Cast Rod dan Spider Cast Reel SC 30 produk Mitchell. Maka sensasi kenur super dapat secara maksimal diterapkan. Namun jika hanya ingin merasakan kehebatan kenur super ini, harap digunakan joran yang agak lentur, kurangi tekanan drag dan mainkan secara lembut ketika menyentak atau memainkan ikan.


Selain kenur super di atas tadi, untuk meningkatkan kepekaan terhadap sambaran atau gigitan ikan. Gunakanlah jari telunjuk, sambil memegang joran sentuhlah kenur yang keluar dari penggulung dengan telunjuk. Ikan yang gigitannya halus sekalipun akan dapat dirasakan jari anda.


Biasakanlah setelah melontar umpan untuk tidak segera mengencangkan kenur. Tutup bail arm penggulung yang dibuka saat akan melontar tadi. Pegang dahulu joran atau dapat juga di taruh di tatakan joran. Perhatikan kenur yang mengambang di air, gulung sedikit untuk meluruskan kenur. Biarkan kenur perlahan-lahan tenggelam mulai dari tempat yang jauh. Sesaat setelah melontar tadi adalah awal waktu untuk memperhatikan kenur tersebut, karena sering sekali ikan mas di empang galatama menyambar umpan yang baru terjatuh memecah air. Lihat gerakan kenur yang maju secara perlahan atau cepat, gerakannya seperti ular atau kereta yang bergerak maju, inilah saat yang tepat untuk strike (menggentak joran).


Pernahkah anda melihat seorang pegalatama yang sedang mengketuk-ketuk gagang dari joran yang bersandar di cagaknya. Tindakan menggedor joran ini bukan tanpa sebab, bukan juga karena pemancing sedang stres karena tidak ditarik ikan. Ketukan pada batang joran akan mengirimkan getaran-getaran lewat kenur langsung menuju umpan. Seandainya joran didiamkan saja, lalu ada ikan mas yang secara halus menyedot umpan namun segera memuntahkannya kembali karena menyadari umpan tersebut memiliki beban akibat pemberat atau kenur. Maka apabila pemancingnya saat itu aktif menggedor joran maka ikan yang sedang menyedot umpan itu akan dikagetkan oleh getaran yang diterimanya hingga membuat ikan tersebut lari menjauh sambil berusaha memuntahkan umpan dan gerak larinya ikan justru membuat kail tertancap dengan sendirirnya di mulut ikan.


Jangan abaikan gelembung-gelembung udara atau rembesan yang berputar-putar di sekitar dinding kolam bagian dek atau tidak jauh di depan lapak. Memang tak dapat dipastikan apakah itu ikan mas atau ikan mas yang berukuran super, namun tak ada salahnya dicoba. Umpan bom sebaiknya jangan ditempelkan ke rangkaian, cukup taburkan ke arah rembesan tadi. Gunakan umpan yang kecil saja, kalau bisa turunkan umpan secara perlahan agar tak mengagetkan ikan. Setelan drag harap dikurangi. Miringkan joran atau perkecil sudut yang dihasilkan kenur dan dakar kolam sehingga arah kenur menjadi miring atau tidak tegak lurus, sabarlah karena ikan tidak segera memakan umpan. Gerakan-gerakan kecil ujung joran yang menukik ke air menandakan keberadaan ikan. Jangan digentak dulu kecuali bila benar-benar yakin, karena gerakan yang tadi itu akibat kenur yang tersenggol ikan atau ikan sedang menggoser atau membersihkan dasar kolam dengan sirip dan bagian bawah badannya. Gantilah bila beberapa saat umpan tak dimakan. Kesabaran akan berhasil bila tiba-tiba ujung joran menukik deras atau ril yang menjerit karena kenur dilarikan ikan.


dari : geocities.com

Peralatan Mancing Galatama

PERALATAN MANCING GALATAMA
Alat-alat yang perlu dilengkapi untuk mengikuti mancing ikan mas ala galatama ini, sebagian telah disediakan penyelenggara seperti bangku, korang dan serokan. Sedang perlengkapan utama yang harus dipunyai adalah sebagai berikut :
Joran

Joran adalah perlengkapan utama yang mutlak dimiliki pegalatama. Mancing ikan mas sistim galatama mengutamakan ketangkasan dan kecepatan dalam mengajar ikan. Semua itu baru akan didapat bila joran yang dipilih mempunyai karakteristik fast taper yang hanya melengkung di sepertiga bagian ujung joran (tip action). Joran seperti ini bertipe medium/M (sedang), medium heavy/MH (sedang~berat) hingga heavy/H (berat). Panjang joran ideal sekitar 5′6″ ~ 6′ atau sekitar 168 ~ 180 cm, bila empang yang sering di tuju jarak antara lapak dan pertengahannya lumayan jauh maka disarankan memilih joran yang panjangnya 180 cm untuk mendapatkan lontaran yang jauh ke tengah empang secara akurat. Joran yang nyaman tentunya adalah yang berjenis spinning rod, yang mendudukan reel spinning di bagian bawah joran. Untuk bahan minimal yang terbuat dari serat karbon untuk peningkatan dapat dipilih joran yang terbuat dari bahan campuran carbon graphite dan polyamide fibre, atau sekalian yang berbahan boron atau kevlar. Spesifikasi daripada joran biasanya tertulis jelas di batang pangkal joran untuk bergalatama ini seperti ukuran joran di atas tadi ditambah mengenai line weight (kelas kenur) antara 6 ~ 15 lb hingga 10 ~ 20 lb dan lure weight ( berat umpan ) tipe M 1/4~3/4 oz, MH 1/4~1 oz dan H 3/8~1 1/2 oz. Kriteria penting lainnya yakni batang joran yang terdiri dari 1 batang (one piece) tanpa sambungan atau 2 batang (two pieces) satu sambungan, joran telescopic atau tipe antena tidak disarankan. Untuk jumlah marit (guides) atau jalur kenur pilih yang mempunyai minimal 5 marit agar beban terbagi rata semakin ringan pada batang joran atau sekalian memilih joran seri Interline dari Daiwa & seri Innerline dari Shimano, yang jalur kenurnya ada pada rongga batang joran sehingga pembagian beban dapat sempurna merata, kenur tidak mudah kusut dan tak cepat aus karena pergesekan kenur dengan jalurnya telah dapat diminimalkan. Contoh joran seperti ini misalnya saja yaitu Daiwa® Procaster® Z Interline™ Rods. Sedangkan yang telah terbukti ketangguhannya yaitu Shimano Speed Master, sayang tak beredar lagi di pasaran, joran two pieces yang berciri gemuk di pangkalnya dan semua maritnya ada di bagian batang joran atasnya. Merek lain seperti ini yang dapat di temui yaitu Golden Fish tipe bantam atau Conato Black Moon. Yang berjenis konvesional yang tangguh dapat dipilih dari beberapa merek terkenal seperti Berkley IM7, Fenwick Iron Claw, Daiwa, Shimano, All Star, G-Loomis dan lainnya, pilihlah yang dianggap ideal dan sesuai kemampuan karena pilihan sepenuhnya pada keputusan pemancing itu sendiri. Sebagai bahan referensi dapat dilihat di Bass Pro Shop - Spinning Rods.
Penggulung

Penggulung yang nyaman digunakan untuk mancing ikan mas sistim galatama adalah spinning reel, yang gulungan kenur atau spulnya terletak terbuka di depan. Cocok dipadukan dengan joran spining. Pilih ril dengan kwalitas terbaik agar awet dan tangguh dalam pemakaiannya. Yang jadi bahan pertimbangan dalam memilih ril penggulung adalah bahannya yang terbuat graphite yang kuat tapi ringan, jumlah bantalan roda (ball bearing) minimal 3 buah, rasio gigi (gear ratio ) minimal 4:1 dan rem spul (drag) yang elemennya baik. Untuk pemilhan letak drag, sebaiknya yang terletak di depan (front drag). Kriteria lengkap mengenai ril penggulung dapat di lihat pada home page Mancing Ikan Mas - Peralatan. Ril penggulung sangat berperan penting dalam mancing, oleh sebab itu harap selektif dalam memilih mana yang cocok dan sesuai untuk yang ingin bergalatama. Contoh ril yang tangguh yaitu Daiwa Tournament SS 700, ril front drag ini memiliki 3 ball bearing dengan gear ratio 4,9:1. Selanjutnya yaitu Shimano Stella, ril ini terhitung mahal karena memiliki 13 ball bearing ditambah 1 roller bearing yang membuat ril ini dapat menggulung dengan mulus karena pergesekan mekanismenya dinetralisir bantalan roda menjadi kecil sekali . Perangkat mancing yang mahal bukanlah bertujuan menaikkan gengsi pemancing melainkan dipandang dari faktor kwalitas dan sangat fungsional. Merek dan tipe lainnya yang juga baik dan cukup ekonomis seperti Shimano seri Ultegra, Biomaster, Twin Power, Symetre & Stradic, Daiwa tipe Emblem, Regal, Golden Fish Hyperspin, Wonder, Mitchell dan lainnya.
Kenur

Karena galatama menggunakan rangkaian glosor maka sebaiknya kenur dipilih yang berwarna flourecent (neon) agar mata tetap nyaman memandangi kenur. Warna oranye atau hijau neon yang paling banyak di pakai. Ukuran diameter kenur antara 0,22~0,28 mm, semakin kecil ukurannya semakin baik kepekaannya namun sangat riskan jika harus membetot ikan yang terpancing. Jadi idealnya boleh digunakan yang ukuran 0,28 mm karena cukup aman. Periksa selalu kondisi kenur sebelum berangkat mancing akan kemungkinan kenur tersebut telah aus akibat gesekan atau karena seringnya mendaratkan ikan. Sebaiknya hindari menggunakan kenur bekas yang dibalik karena kenur di bagian bawah penggulung terkadang menjadi keriting, kecuali memang keadaannya darurat karena persediaan habis, harga kenur semakin mahal dan lain sebagainya. Belilah dari merek yang sudah terkenal saja yang terjamin mutunya, beberepa merek diantaranya Berkley, Fenwyck, Maxima, Platypus, Siglon dan lain-lain. Saat ini telah banyak beredar kenur super (braided, multifilament) yang diameter nya sangat kecil pada kekuatan yang besar dibanding monofilament atau kenur yang biasa. Tapi perlu diingat bahwa penggunaannya harap disesuaikan juga pada penggulung dan joran yang disebut super pula, bila tidak maka perangkat joran atau ril itu akan berkurang umur pakainya. Sebagai contoh joran biasa dipadu kenur super, maka joran yang biasanya lengkungannya keras akan menjadi lentur karena tak mampu mengimbangi kenur.
Rangkaian Pancing

Sediakan kail yang berbahan carbon dengan no 5 atau 6. Sediakan rangkaian kail yang berisi 3 mata kail sebanyak 10 buah. Kail yang berkarat atau telah tumpul ujungnya jangan dipakai lagi, siapkan yang baru saja. Bila tak dapat membuat sendiri rangkaian pancing, pesan saja pada toko-toko pancing yang menyediakan layanan perangkaian pancing. Boleh juga membeli rangkaian pancing yang sudah jadi , tapi terkadang pemancing kurang puas karena kail terkadang terlalu kecil ukurannya atau kecil tali pengikatnya. Merek kail bermutu yang layak digunakan adalahVMC Hooks-Vanadium, Eagle Claw, Gamakatsu, Owner, Mustad, Daiichi dan sebagainya. Mintalah yang bergagang pendek untuk mancing empang.
Bemper

Tali pandu (leader) yang diberi pemberat dalam galatama disebut bemper. Siapkan di kotak peralatan sebanyak 10 buah. Bemper yang sudah jadi dapat dibeli asalkan ukurannya sesuai dengan yang diijinkan. Atau rangkai saja sendiri, sediakan kenur pengikat kail sepanjang 20 cm, ikat satu ujungnya dengan peniti khusus pancing lalu masukkan timah pemberat dan terakhir ikat ujung yang lain dengan kili-kili (swivel). Gunakan timah pemberat yang ukurannya telah ditentukan dipemancingan yang berbentuk lonjong dengan lubang di tengahnya. Usahakan timah dapat bergeser pada tali.
Tatakan Joran

Karena menggunakan rangkaian glosor dan untuk mengamankan joran agar tak tercebur dilarikan ikan, maka pemancing galatama menyiapkan sepasang tatakan/cagak joran (rod rest). Terbuat dari besi stainless dibentuk seperti huruf “Y” dengan tangkai panjang 50 cm. Dapat dibuat sendiri pada tukang las atau membelinya di toko pancing.
Bahan Umpan

Umpan memang dapat dibeli di tempat mancing seperti pelet halus, pelet bom dan sebagainya. Namun untuk aroma pewangi (essence) sebaiknya beli di supermarket, pasar atau di toko pancing, agar koleksi aroma menjadi lengkap. Aroma pewangi boleh berupa pasta atau cair, hanya saja yang pasta biasanya akan merubah warna umpan namun terkadang merubah warna umpan diperlukan. Sedang yang cair aromanya lebih kuat dan tahan lama di botolnya serta tak merubah warna umpan. Beberapa aroma pewangi yang diperlukan untuk koleksi kotak pancing diantaranya yaitu yang pasta, mereknya boleh apa saja dengan aroma vanili, pandan, kopi moka, nangka, durian dan kelapa santan. Sedang untuk yang cair, yang bagus diproduksi Diva dengan aroma seperti tutty frutty (sari buah), banana (pisang), pineapple (nanas), coffenoire (kopi), coconut (kelapa), strawberry dan sari laut (aroma ikan laut). Aroma lain yang terkadang diperlukan yaitu ekstrak udang merek choya. Lengkapi hingga apapun yang diperlukan tersedia. Berkreasi dan bereksperimenlah dengan kombinasi beberapa aroma, siapa tahu mendapat ramuan umpan yang pas dan jitu, selamat mencoba!


dari : geocities.com/mancing_galatama

Teknik Mancing Galatama

TEKNIK DASAR MANCING GALATAMA
Mancing Galatama ikan mas mempunyai teknik yang sebenarnya sama seperti kegiatan mancing lainnya, untuk teknik mancing ikan mas dapat dilihat di Mancing Ikan Mas . Beberapa teknik akan diulas di sini sebagian dikerjakan kenek mancing sedang pemancing dapat mengatur atau mengawasi saja yang lainnya tentu harus sang pemancing kuasai sendiri, seperti :



Meramu Umpan
Dalam hal meramu umpan sebagian besar dilakukan oleh kenek mancing , namun untuk resepnya pemancing sendirilah yang menentukan bahan dan takarannya. Untuk umpan tabur (bom) sediakan pelet yang agak kasar, dapat dibeli di arena pemancingan, cukup diberi sedikit air aduk dengan tangan sampai merata hingga umpan sudah dapat dikepal-kepal tetapi masih dapat hancur di air. Umpan tabur dapat ditambahkan vanila bubuk atau black vanilla yang cair produk Labor Day. Penyajiannya dapat dikepalkan di bagian rangkaian peniti dan kili-kili sehingga menutupi timah pemberat. Sedangkan umpan untuk mancingnya ada baiknya tanyakan dulu kedi atau kenek mancing mengenai umpan yang baik saat itu. Biasanya bahan-bahannya dapat juga dibeli di pemancingan. Sebagai awal dapat anda ramu, bahan umpan berikut ini yang biasanya cukup bagus digunakan di arena mancing galatama manapun. Tuangkan pandan pasta 1 bagian ( kira-kira 1/4 botol pasta yang kecil ) tambahkan juga 1 bagian vanili pasta atau 1 bungkus kecil vanili bubuk. Beri air secukupnya aduk hingga larutan merata. Masukkan pelet halus kira-kira 1/3 bungkus, aduk rata hingga umpan menjadi liat dan agak lembek. Penyajian umpan seperti saat mancing ikan mas biasa tetapi pulungan umpannya masih lebih kecil dari kelereng. Pulung umpan menjadi bulat tekan kail kedalamnya lalu dipencet sedikit agar lekat di kail.

Melontar Umpan
Kesulitan melontar umpan adalah meletakkannya pada suatu titik tertentu yang diyakini banyak terdapat ikan (hotspot). Titik potensial dapat dengan mudah dikenali karena terletak di tengah empang dimana air sirkulasi mengalir. Sesungguhnya semua bagian air di muka lapak dapat menjadi tempat yang baik karena banyak ikan yang ditebar. Cara melontar umpan tentu sudah dikuasai , mula-mula arahkan pandangan ke tempat yang menjadi hotspot lalu ayunkan umpan ke depan hingga joran mengarah ke tempat itu. Gerakan joran ke arah belakang dan dengan cepat lontar umpan ke tujuan. Banyak latihan akan memperbaiki arah lontaran anda. Sebaiknya untuk empat atau lima lontaran umpan pertama digunakan hanya bertujuan untuk menempatkan umpan tabur (pengeboman) agar ikan segera berkumpul barulah setelah itu lakukan lontaran untuk umpan yang sebenarnya.
Deteksi Sambaran
Karena mancing galatama kebanyakan menggunakan metoda rangkaian langsung (glosor) maka deteksi sambaran ikan pada umpan dapat dilihat pada kenur.Setelah melontar umpan taruhlah joran pada cagaknya (rod rest) kemudian kencangkan kenur dengan memutar engkol penggulung. Perhatikan kemana kenur itu masuk ke air, lihat titik tersebut baik-baik. Bila titik pertemuan itu tiba-tiba menjauh dan benang tampak terangkat saat itulah gentak joran jauh ke belakang. Kondisi lainnya yang mengisyaratkan pemancing bahwa umpan sedang dimakan yaitu kenur yang kencang tadi tiba-tiba mengendur atau titik masuk kenur ke air bergerak-gerak menjauh dan mengendur. Bila lontaran umpan sekitar satu atau dua meter di depan lapak maka ikan yang makan umpan juga dapat ditandai dengan bergeraknya ujung joran secara perlahan terkadang sampai melengkung.Untuk yang menggunakan pelampung, rata-rata mancing galatama ikan mas di Jakarta dan Bandung melarang penggunaan pelampung kecuali pada beberapa daerah, deteksi pelampung yaitu tampak pelampung bergerak turun naik, tenggelam atau pelampungnya tergeletak rebah di permukaan air.
Menaklukkan Ikan
Setelah joran digentak dan ikannya terkena pancing, dimulailah pertarungan antara pemancing dengan ikan yang terpancing. Bila joran saat digentak tadi berada pada posisi di atas kepala atau menjauh di belakang. Maka pertahankan posisi itu dan untuk menggerakkan joran ke arah depan lakukan dengan menggulung segera engkol ril. Hal ini dimaksudkan agar kenur tetap dalam keadaan tegang. Arahkan joran berlawanan dengan arah larinya ikan, gulung kenur dengan cepat sambil merendahkan joran lalu tarik joran ke belakang, gerakan bertumpu hanya pada siku, dan turunkan joran sambil menggulung ril dengan cepat lakukan gerakan ini berulang-ulang, teknik ini dinamakan pemompaan, setelah dekat buatlah agar ikan segera menyerah. Bila ikan yang terpancing itu cukup besar, biasanya ikan tersebut masih menyimpan tenaganya dan akan berontak untuk berusaha menjauh, kendurkan setelan drag biarkan ikan melarikan kembali kenur dari penggulungnya. Mainkan ikan secara sabar tak usah terburu-buru, posisikan joran tetap pada arah yang berlawanan bila ikan tiba-tiba merubah arah larinya. Lakukan lagi teknik pemompaan tadi bila perlu, dan saat ikan telah mendekat lagi harap berhati-hati kemungkinan masih ada gerak ikan yang meronta. Bila Ikan telah menyerah, ditandai dengan bergulingnya tubuh ikan atau kepalanya yang mendongak di atas permukaan air, segeralah untuk menyerok ikan. Namun bila ikan menyerah pada jarak yang belum dapat diserok jangan gulung kenur karena akan menyebabkan ikan tenggelam lagi kepalanya ke air dan kembali melakukan perlawanan, untuk mendekatkan ikan yang menyerah itu lakukan dengan mundur beberapa langkah ke belakang sehingga aman untuk diserok.
Melepas Kail
Menyerok dan melepas kail sepenuhnya menjadi tugas kenek atau kedi yang menemani pemancing. Tetapi jika terpaksa untuk melepaskannya sendiri maka biarkan ikan hingga tak lagi menggelepar . Pegang ikan dengan tangan kiri posisikan ibu jari pada begian perutnya dan tekan agak keras pada bagian itu agar ikan benar-benar tak bergerak. Kemudian lepaskan mata kail, hati-hati terhadap kail yang tak menancap yang bisa membahayakan tangan bila ikan berontak menggelepar.

dari : geocities.com/mancing_galatama

Mancing GALATAMA



SEKILAS MENGENAI MANCING GALATAMA

Mancing ikan mas sistim galatama mulai populer di era tahun 80-an. Istilah galatama yang dipakai di sini sebenarnya adalah milik dunia persepakbolaan. Persamaannya mungkin pada sifat keduanya yang mengutamakan kompetisi. Belum diketahui siapa pencetus sebutan itu namun yang pasti idenya berasal dari para pemancing itu sendiri.Perbedaan mancing galatama dengan sistim mancing ikan mas lainnya beberapa diantaranya seperti :
Ikan hasil pancingan tidak dibawa pulang melainkan milik penyelenggara yang setelah dilakukan penimbangan diceburkan kembali ke empang, jadi boleh dibilang ikan yang dipancing di galatama ini adalah ikan mas bekas yang telah terpancing sebelumnya.
Waktu penyelenggaraan sangat ketat berkisar 2~2,5 jam disebut babak atau ronde.
Aturan mancing yang ketat sesuai kesepakatan penyelenggara dan pemancing yang mengikutinya.
Masih sama dengan kegiatan mancing yang lainnya untuk mancing galatama juga menuntut teknik dan kreatifitas yang tinggi, akibat dari adanya batasan aturan dan waktu yang ketat tadi. Jadi meskipun empang yang dipakai bergalatama ini ikan yang ditebar sangat banyak tidak menjadikan kegiatan yang satu ini menjadi lebih mudah karena tingginya hasrat masing-masing pemancing untuk berkompetisi.Namun persaingan ketat justru hanya terjadi saat lomba atau dalam suatu babak galatama, diluar itu tentu saja akan terjalin keakraban antar sesama pemancing. Bisa jadi peserta galatama adalah para pemancing yang telah menjadi langganan atau rutin mendatangi empang tersebut. Hal ini janganlah jadi kendala bagi mereka yang baru ingin terjun ke mancing sistim galatama karena perlu diketahui bahwa toleransi pemancing yang telah lama menerjuni galatama ini sangat tinggi. Tak usah segan atau canggung bila anda belum banyak mengetahui teknik dan etika bergalatama, pengalaman akan mengasah anda guna menjadi pe-galatama yang handal.

Sekali lagi, perlu ditekankan disini bahwa mancing ikan mas sistim galatama ini masihlah sama dengan mancing lainnya di belahan dunia manapun karena teknik dasar yang dipakainya adalah mancing dengan kreatifitas yang nanti akan tercipta dengan sendirinya. Tepiskan anggapan bahwa mancing galatama ini bukanlah sebagai arena judi seperti banyak anggapan orang lain karena hasil yang didapat sebagai juara tidak akan sebanding dengan biaya yang pernah dikeluarkan. Jadi yang datang ke arena galatama adalah para pemancing yang mempunyai kemauaan tinggi untuk berkompetisi dan ingin mengasah kemampuan teknik mereka punyai. Apalagi di era sekarang ini di mana harga ikan budidaya dan yang lain-lainnya semakin tinggi menjadikan arena galatama sebagai pilihan tepat untuk mereka yang ingin merasakan perlawanan ikan dan ingin tetap mengasah kemampuan mancingnya. Dan jangan lupa bahwa mancing ala galatama dianggap oleh sebagian pemancing air tawar khususnya pemancing ikan mas sebagai level puncak dari acara mancing lainnya yang pernah diikuti.Dari Mancing Ikan Mas Sistim Galatama, kami ucapkan selamat bergalatama dan salam mancing untuk semua penggemar mancing di Indonesia and have fun fishing to the anglers all over the world.

dari : geocities.com/mancing_galatama

Senin, 01 Desember 2008

Tentengan Joran



Bro,,,,,wah berat juga nich,,,,kalau ada acara Mancing, perabotan Pancingan gue banyak banget sih he3,,





Keadaan ini harus ada solusinya nich,,,,







Ini dia,,,,,,,,,,,Solusinya he3,,,,

Sediakan :

1. Papan kayu

2. Paku kayu

3. Penggaris dan pencil

4. Cat putih,,,warna lain juga boleh he3

5. Waktu luang untuk iseng,,,,,,,,,


Sediakan papan kayu secukupnya untuk membuat tentengan Joran pada saat mancing agar perabotan joran Mancing tidak berantakan, ukur papan tsb. kemudian di gergaji kayu tersebut sesuai ukuran, lalu kayu papan di paku satu dengan yang lain, kemudian di Cat agar terlihat lebih menarik . Selamat mencoba dan berkarya,


Salam,
Islah
Team Support Tar-Tar Fishing Brigade


Jumat, 14 November 2008

Mancing Dasar (bottom) dan mancing pinggiran Pantai

Mancing Dasar (bottom) dan mancing pinggiran Pantai






Mancing Dasar (bottom) dan mancing pinggiran Pantai.
Mancing dengan menggunakan teknik mancing dasar (bottom) merupakan teknik mancing yang paling mudah untuk mancing di laut. Anda tinggal membuat rangkaian pancing dasar dan memasang umpan alami yang digunakan seperti udang hidup/mati/kupas, cumi irisan.utuh, ikan-ikan umpan(seperti tembang, selar, belanak, dan lainnya) potongan/utuh dan masih banyak lagi umpan alami lainnya.
Gunakan piranti mancing yang harus disesuaikan dengan target ikan akan ditangkap. Seperti halnya mancing ikan dipinggiran laut, yang akanditangkap. Seperti misalnya saat mancing di pinggiran laut, perkiraan maksimal yang bisa ditangkap maksimal 3 kilogram.

Bisa menggunakan senar berukuran 4 hingga 8 lbs dengan pancing nomor 5 hingga 7. Namun jika ikan target diperkirakan berukuran lebih dari 5 kilo bahkan berukuran lebih besar lagi, siapkan saja piranti mancing anda dengan ukuran yang lebih besar lagi. Mancing dengan tehnik ini biasa nya dengan target ikan Pari,Sembilang,Jenaha dan ikan pinggir lainnya. Memancing dipinggir laut lebih santai dilakukan bersama sekeluarga dikarenakan aman akan mabuk laut.
Salam,
"Team Support Tar-Tar Fishing Brigade"

Rabu, 12 November 2008

This is an e-mail from 'MancingOnline'

This is an e-mail from 'MancingOnline'
Message:
Teman-teman sekalian,
Sabtu dan Minggu (tgl 15 dan 16 Nopember) ini tampaknya gelombang dan ombak di hampir seluruh pantai selatan pulau jawa mulai kondusif untuk mancing... Mulai dari Ujung Kulon sampai pantai Selatan Bali dan Lombok, gelombang dan ombak tertinggi diprediksi akan kurang dari satu meter.
Seperti di tahun-tahun sebelumnya, begitu gelombang dan ombak mulai reda, maka inilah saat yang paling tepat untuk berburu big fish di Selatan Pulau Jawa, Bali dan Lombok. Klik : http://www.mancingonline.com/content/view/77/111/ untuk update terakhir dari prediksi kondisi gelombang dan ombak di Indonesia.
Salam dari kami,
Redaksi MancingOnline

Selasa, 11 November 2008

Mancing Jigging

Mancing Jigging

Jigging adalah teknik mancing dengan menggunakan jig. Jig adalah umpan buatan yang biasanya terbuat dari logam (biasanya timah) dan ‘dimainkan’ sehingga menyerupai ikan kecil yang kesakitan/ketakutan dan membuat ikan predator tergoda untuk menyerang. Selain itu ada juga teori yang mengatakan ikan akan tergoda untuk menyerang jig karena merasa teritorialnya diganggu.
Teknik jigging yang paling umum dilakukan adalah vertical jigging, dimana jig diturunkan sampai dasar lalu ‘dimainkan’ sambil ditarik ke permukaan. Ada juga yang disebut horizontal jigging, disini jig digunakan dengan cara menyerupai teknik casting, yaitu dilempar dan digulung.
Ada bermacam-macam cara ‘memainkan’ jig ini. ‘Yo-Yoing’ adalah salah satu teknik jigging yang sudah dikenal sejak lama. Para nelayan di Eropa sudah sejak lama mempergunakan cara yo-yoing ini dengan menggunakan jig dari timah yang menyerupai bentuk ikan yang diberi kail dan hanya mempergunakan gulungan kenur saja (hand-line) untuk memancing ikan Cod. Caranya dengan menurunkan jig sampai ke dasar, lalu menarik jig ke atas dan menurunkannya lagi ke bawah seperti main Yo-Yo, karena itu disebut dengan ‘Yo-Yoing’.






Setelah itu dalam perkembangan jigging modern, orang2 Jepang membuat jigging semakin cepat populer dengan menggunakan alat2 yang canggih seperti, jig dengan berbagai macam dan model dengan ‘assist hook‘-nya, kenur PolyEthylene (PE) atau yang juga dikenal dengan ‘braided line’, joran dan reel khusus untuk jigging yang kemampuannya memperbolehkan untuk menarget ikan-ikan besar. Mereka juga memperkenalkan cara memainkan jig yang secara umum dikenal dengan sebutan ‘Short stroke’ dan ‘Long stroke’.
Penjelasan dari Short stroke adalah cara memainkan jig yang dilakukan dengan menggulung reel satu gulungan pada setiap pompaan joran. Biasanya pangkal joran diletakkan/dijepit pada ketiak dan joran dipompa dalam pompaan pendek-pendek. Sedang Long stroke adalah cara memainkan jig yang dilakukan dengan memompa joran yang panjang dan menggulung reel beberapa kali untuk setiap pompaan panjangnya. Dan biasanya joran diletakkan pada sabuk hajar (fighting belt).
Teknik jigging biasa dilakukan dengan membiarkan perahu hanyut ikut arus/angin dengan tanpa menurunkan sauh. Hal ini akan memperbolehkan pemancing menjelajah daerah yang berpotensi dengan cakupan yang lebih luas dan juga untuk air yang dalam (100m-200m) akan sulit untuk membuang sauh. Maka dari itu, penting sekali untuk melatih ‘kepekaan’ dari pemancing untuk merasakan dan mendeteksi apakah jig sudah sampai dasar atau belum. Jika terlambat mengetahui jig sudah sampai dasar, sedang kapal hanyut terus terbawa arus/angin akan menyebabkan resiko jig tersangkut karang.
Salam,
"Team Support Tar-Tar Fishing Brigade"

dari : fishyforum.com/wiki

Kamis, 06 November 2008

Popping


Popping


Istilah popping awalnya adalah istilah buat umpan kayu yg dibentuk menyerupai ikan kecil yang berenang-renang di atas permukaan laut lalu dimainkan oleh pemancing itu dengan cara melempar sekuat-kuatnyanya umpan kayu itu (popper) ke lokasi-lokasi hot spot di mana ikan predator mencari mangsa ,kemudian setelah umpan kayu tersebut jatuh di atas permukaan laut maka pemancing tadi memainkan umpan tersebut dengan cara menghentak-hentak joran dan terjadilah cipratan air yang berbunyi pop pop pop…membuat ikan predator di bawah menyerang umpan kayu tersebut dan strike hook up lalu pemancing tersebut fight dengan sang ikan sampai berhasil dinaikkan di atas kapal ikan tersebut,itulah arti kata popping. Untuk di Indonesia sendiri tehnik memancing ini sedang Boming dan sedang di gandrungi oleh pemancing-pamancing lokal dikarenakan sensasi gabungan antara Olah Raga dan sensasi akan ikan besar yang terpancing oleh para pemancing. Untuk di Indonesia sendiri tehnik ini dipopulerkan oleh Master mancing Indonesia Bp.Adhek Amerta-Bali sewaktu dengan seringnya mengantar para pemancing dari Jepang untuk memancing di Bali menaklukkan kuwe gerong (giant trevally) yang memang di negara mereka tehnik ini lebih awal nge-trend di negara Sakura sana. Dari interaksi seringnya mancing bersama orang-orang Jepang itulah membuat Adhek Amerta semakin mencintai mancing popping. Kecintaannya terhadap mancing popping itulah membuat Adhek Amerta berkreasi untuk menciptakan umpan-umpan popper dan sekarang ini umpan poppernya merebak di berbagai Negara.







Foktor ketahanan Fisik dari si pemancing popping sangat menentukan dikarenakan unsur olah raganya sangat dominan sekali, dikarenakan tehnik ini tarik-ulur lempar umpan popper harus sesering mungkin guna menciptakan riakan air agar tercipta riak air seperti ikan-ikan hidup umpan terluka guna menarik ikan predator untuk memburu umpan popper tersebut. Adapun perlengkapan standard untuk tehnik memancing ini diperlukan sebuah joran pancing dengan panjang kurang lebih 2 meter minim menggunakan 2 sambungan dan tidak boleh menggunakan joran antena karena foktor ketahanan dari joran sangat menentukan apabila sering melempar popper dan kondisi strike dengan ikan predator menuntut Joran dan Reel pancing anda dalam kondisi prima. Umpan popper sebaiknya sebelum kita menggunakan diharuskan untuk cek seteliti mungkin kondisi dari mata kail agar dijaga setajam mungkin agar ikan target tidak terlepas pada waktu hook-up memakan popper. Untuk tali leader sangat dianjurkan menggunakan diameter yang lebih besar dari tali utama dikarenakan kebiasaan ikan akan berlari ke arah karang setelah hook-up memakan popper dan tali leader akan bergesekan dengan karang.
Tumbuhnya mancing popping paling tidak menghapus pandangan minus terhadap mania mancing bahwa kegiatan mancing ikan hanya kegiatan malas. Justru sebaliknya bahwa mancing popping adalah mancing yang sarat dengan unsur olahraga.

Salam,
Team Support Tar-Tar Fishing Brigade

Rabu, 05 November 2008

Karang Godam Pulau 1000


Karang Godam P1000

Acara mancing Laut kali ini dituntaskan setelah sebulan penuh kita berpuasa di bulan Ramadhan dengan harapan semoga acara berpuasa tidak terganggu dengan acara mancing di Laut, selepas Idul Fitri 1429H kemarin terkumpul 4 orang pemancing yang telah sepakat mentuntaskan hasrat akan Laut yaitu,
- Bro Cak Surya (pakar Mancing)
- Bro Islah (baru belajar Mancing)
- Bro Heru (dedengkot empang Mina Puri-Ciledug)
- Bro Agus (kuncen empang Mina Puri-Ciledug)



Bro Agus bergaya,








Setelah sepakat akan acara mancing, pasukan Tat-Tar sepakat untuk berangkat dari dermaga Muara Baru – Jakarta dengan menggunakan kapal langganan kita yang berada di sana, nama kapal ”SR” dinahkodai oleh Bp.Suri.
Berangkat dari dermaga ke tengah laut baru bisa jam 00.00 malam Minggu, di karenakan kondisi Ombak yang lumayan besar dari hari Sabtu siang tadi dari rencana berangkat semula, dan baru bisa terlaksana tengah malam hari.
Kondisi air laut akibat dari hujan semalam sampai subuh menyebabkan kondisi air dingin dan ikan kurang bergairah makan, sampai akhirnya kita sepakat untuk mancing di sekitar Karang Godam. Dari mulai malam sambutan ikan kuro lumayan banyak di sekitar Karang Godam dengan cara mancing Casting menggunakan umpan udang hidup dan diterangi oleh lampu tembak yang lumayan terang dari kapal kami, acara mancing kami sudahi sampai jam 03.00 malam dan kita langsung tidur untuk persiapan mancing esok hari. Pagi hari sampai siang hari kondisi laut flat alias tidak ada ombak dan arus di tambah kondisi air laut yang dingin akibat semalaman diguyur air hujan, lengkap sudah penderitaan kita dikarenakan dengan kondisi begini ikan-ikan kurang galak makan, dari malam sampai siang kita Cuma mengahasilkan 2 ikan Talang-Talang + 1 ikan Tenggiri abg + 3 ikan Kuro+ ikan rame. Namun kita pemancing cukup puas akan hasil kita dan kita sepakat untuk kembali memancing si Spot ini lain waktu dengan harapan kodisi cuaca dan air laut yang lebih baik.
Salam,
Team Support Tar-Tar Fishing Brigade

Selasa, 04 November 2008

Ujung Kulon - Banten


Ujung Kulon – Banten

Ujung Kulon berlokasi di Jawa Barat, untuk menuju Ujung Kulon dapat melalui Labuhan, Sumur, Anyer dan Pantai Carita. Banyak tersedia kapal carteran untuk mancing ke Ujung Kulon, Krakatau atau bahkan sampai ke Lampung Selatan.
Pada musin yang tepat pemancing dapat melakukan tag & relese pada marlin yang banyak bisa ditemui disana. Ikan-ikan yang banyak dijumpai diantaranya marlin, layaran, kuwe, tuna, tenggiri, wahu, lemadang dan hampir semua ikan-ikan jenis Game Fishing semua ada di Ujung Kulon.
Adapun spot mancing di Ujung Kulon diantaranya :

Tanjung Karang Kereta : 105*11' BT dan 06*50' LS.Jenis ikan yang dapat dipancing disini adalah marlin, layaran, kuwe gerong dan hiu.


Sang Hyang Sirah : 105*14' BT dan 06*49' LS.Ikan layaran sering sekali ditemukan didaerah yang dapat dikenali dengan dua bongkah karang besar ini.


Karang Copong : 105*14 BT dan 06*43' LS.Wahu, kuwe, layaran dan tengiri sering bermain disini.


Tanjung Layar : 105*10' BT dan 06*45' LS.Ikan ikan yang sering dijumpai termasuk marlin, layaran dan tuna.


Karang Jajar : 105*11' BT dan 06*41' LS.Ikan yang dapat dipancing di hotspot ini termasuk kuwe, tuna, barakuda, tenggiri dan hiu.


Tanjung Waton : 105*14' BT dan 06*43' LS. Marlin dan layaran kadang kala sering terlihat di hotspot ini.


Batu Asin : 105*11 BT dan 06*32' LS.Kuwe berukuran besar dapat Anda temudi di hotspot ini. Tempat ini juga cocok untuk mancing dasar.


Tanjung Parat : 105*16' BT dan 06*31' LS.Layaran, wahu dan lemadang dapat anda jumpai di sini.

Gunung Krakatau

Mancing di sekitar Gunung Krakatau







Gunung Krakatau

Gunung Krakatau berada ditengah Selat Sunda dan merupakan gunung berapi yang muncul dari permukaan laut. Krakatau dapat dicapai dari Pantai Anyer atau Pantai Carita dan membutuhkan waktu tempuh 2 jam dengan kapal cepat dan 3,5 jam dengan kapal diesel.
Ada 3 pulau disekitar anak Gunung Krakatau yang masih aktif, ketiganya terlihat seperti merupakan bagian dari pecahan Gunung Krakatau sebelum meletus pada tahun 1883.



Oleh sebab itu banyak terdapat laguna disekitarnya. Laguna ini merupakan rumah bagi ikan Masidung, Kakap Merah, Kerapu, GT ukuran super dan ikan penghuni karang lainnya. Disamping memancing, pemandangannya juga menakjubkan akan keindahan alam sekitarnya. Disekitaran Pulau Krakatau anda dapat melakukan mancing dengan berbagai macam teknik mancing seperti teknik troling, popping dan jigging.
Khusus Sea Mount Reef, yang terdapat di Krakatau ke arah barat, tepatnya Lampung, para pemancing yang sudah biasa mancing di Sea Mount Reef menilai bahwa di wilayah tersebut begitu unik dan menakjubkan.
Pemacing yang kerap ke sana mengatakan, Sea Mount Reef juga dikenal sebagai arena petualangan yang tiada bandingnya. Yang membuat pemancing tertarik ke Sea Mount Reef dikarenakan di Sea Mount Reef terdapat gunung karang yang berada di bawah laut, selain itu ikan-ikannya juga berukuran besar-besar beratnya bisa mencapai 15 kg – keatas. Sea Mount Reef sangat tepat bagi mereka yang ingin berpetualang di laut penuh dengan tantangan dan lokasi yang menakjubkan bagi pemancing.
Sea Maount Reef merupakan tempat mancing bagus yang ada di wilayah Banten.

Selasa, 14 Oktober 2008

Dermaga Muara Baru Jakarta

Muara Baru ....
Muara baru adalah tempat Pelelangan ikan yang lumayan besar , Apabila para Angler Pemancing mau mancing iseng dan hanya ingin menikmati suasana laut , Muara Baru lah tempatnya ... mudah di jangkau oleh warga Jakarta dan biayanya murah - meriah tapi ikannya musim-musiman ,
Sebelum masuk pintu gerbang Muara Baru sudah tersedia penjual udang sundu (udang kecil putih) para Angler bisa membeli udang Rp. 5000 untuk mancing. Lokasi Mancing bisa di lokasi Lampu Merah & Lampu Hijau , tapi biasanya para pemancing lebih senang Mancing di Lampu Merah karena relatif airnya lebih dalam dan ikannya lebih berfariasi , dari Sembilang, Kue, tanda-tanda , Samge , hingga Pari bisa dijumpai disana.

Salam,
Achmadi-PetojoHarmoni (Al’marhum tgl.02 Oktober jam.08.00 di RS Pelni Jakarta)

Pulau Tidung Kep.Seribu.

Pulau Tidung ...adalah masih gugusan kepulauan di Kep. Seribu akses jalan untuk menuju Pulau Tidung bisa melalui dermaga Muara Karang dengan kapal angkutan antar pulau dengan biaya Rp.25.000/orang sekali jalan.
Lokasi mancing di pulau Tidung lumayan banyak hot spot disana , diantaranya yang pernah Team Tat-Tar jelajahi adalah karang Beras dan tubiran P. Payung, tapi para Angler pemancing agar berhati-hati untuk menyewa Perahu di Pulau tidung karena harus ada kesepakatan kedua belah pihak , karean nelayan pulau Tidung tidak pernah mau membawa
pemancing untuk memancing semalam suntuk , pernah Team Tar - Tar mania sewa perahu mulai berangkat jam 16.00 sore eh,eh, nelayan minta balik jam 19.00 malam, ...apalagi kalo dilihat cool Box tempat ikan kita sudah penuh, mereka pasti minta pulang he,he,he.....
Untuk antisipasinya lebih baik para Anglers pemancing mulai mancing pagi hari saja dan untuk sewa perahu disana relatif mahal untuk ukuran kepulau Seribu .
Nah kalau para angler mau mancing murah bisa ikut Bagan Apung tapi harus kenal dulu dengan Nelayannya .
Demikianlah pengalaman Team Tar-tar mania dalam adventure ke P. Tidung di Kep. Seribu.

Salam,
Achmadi-PetojoHarmoni (Al’marhum tgl.02 Oktober jam.08.00 di RS Pelni Jakarta)

Minggu, 07 September 2008

Berbagai Simpul Tali cara menyambung BRAIDPE LINE KE LEADER

Kadangkala kita pemancing lupa akan tata cara ikat tali-temali kenur pancing yang cepat dan tepat agar ikan pancingan tidak terlepas/putus dari tali/kenur utama kita sendiri, ini sedikit pedoman untuk para pemancing agar merasa aman dan yakin akan ikatan tali pancingnya apabila umpan dimakan oleh ikan target tidak akan putus dari kenur utama. Selamat mencoba !











Rabu, 27 Agustus 2008

Buat Popper atau Minnow yuk,,,,

Buat Popper atau Minnow yuk,,,,

Langkah pertama siapkan alat perkakas dan bahan,
1.Gergaji kayu atau gergaji besi juga boleh
2.Siapkan pisau Kater yang tajam jangan pisau untuk sunat he,he,,,
3.Siapkan sepotong kayu papan untuk di bentuk.
4.Cat yang dikehendaki untuk mewarnai,kalau engga punya beli cat Pilox aja di toko cat,
5.Amplas kayu untuk menghaluskan bahan kayu
6.Kawat baja kecil , lem bakar stick dan mata boneka plastik
7.Tang untuk melilit kawat baja
8.Jiwa yang sehat,kalau sakit elu engga usak kerjaiin he,he,,,,,

Pertama-tama kita bentuk bahan dari kayu sesuai keinginan kita dengan menggunakan Gergaji yang mana kayu papan tersebut kita Mal dulu bro,,,sesuai keinginan ikan yang akan dibentuk,

Langkah kedua,bahan setelah terbentuk ikan kita amplas agar halus bro,,
Langkah Ketiga,kita mulai menyiapkan kawat baja kecil untuk pengikat kail pancing dan benang pancing bro,
Langkah Ke empat, kita mulai membelah popper/minnow setengah badan untuk peletakan kawat agar terletak di tengah popper/minnow lalu kemudian kita lem + mika mulut ikan untuk menutupi kawat tersebut,

Langka Ke lima, pembentukan mata ikan memakai pisau kater yang tajam plus menempel mata ikan memakai lem stick dengan menggunakan mata Boneka yang bisa kita beli di toko alat-alat jahit.

Langkah Ke enam, Pengecetan harus telaten agar hasil bisa maksimal bro,dan terakhir Cat pernis agar mengkilap.



Selamat mencoba,,,,bro,,,,dari pada ngelamun tidak ada hasil he,he,,,,,,,itung-itung hemat dari pada membeli kenapa tidak mencoba membuat sendiri ok,
Salam hangat,
"Team Support Tar-Tar Fishing Brigade"

Senin, 30 Juni 2008

Trip Kapal Karam P1000

Kapt.Suri yang selalu Sabar menemani kita Mancing



Gantengan mana, Gue sama ikan Tenggiri bro,,he,he,,

Islah,mantaf tarikannya,,,bro

Hasil yang melimpah bro,,,


Cak Surya,besok kita balik lagi ya,,,







Trip Kapal Karam P1000

Seperti biasa trip ini kami rancang sebulan sebelumnya untuk mencoba spot-spot yang memang potensial dihuni oleh ikan yang memang pantas untuk masuk katagori Lauk dapur rumah kita, kondisi ombak laut cukup bersahabat walau ombak pas waktu kita mau turun dengan terpaksa kita ulur waktu dari jadwal jam 14.00 sore hari Sabtu menjadi jam 22.00 malam tunggu waktu angina rada reda. Team “Tar-Tar Fishing Brigade” kali ini turun beranggotakan Islah,Cak Surya dan Bp.Haji dengan rencana turun 4 peserta menjadi 3 peserta dikarenakan 1 Cancel karena urusan keluarga.

Sambil menunggu ombak tenang kita santai-santai diperahu sambil bercerita dan mancing kakap putih di depan dermaga Muara Baru, selepas ombak tenang acara ke tengah laut dimulai tepat jam 14.00 malam dengan kondisi kapal dan peralatan mancing yang fit. Kapal berjalan mulai memecah ombak yang ternyata di malam itu ombak lumayan besar yang berakibat 1 orang peserta Bp.Haji K O (muntah,mual,puyeng) yang mana kita merapat ke bagan apung Pulau Tala untuk beli umpan segar dan acara dilanjutkan ke Pulau Damar untuk istirahat agar fit esok hari untuk petualangan esok hari.

Selepas pagi nan cerah dengan terpaksa 1 anggota (Bp.Haji) minta ditinggal di Pulau Damar dikarenakan kondisi badan yang tidak bisa fit karena semalam muntah berat dan minta dijemput waktu pulang saja, perjalanan dari Pulau Damar ke lokasi spot Kapal Karam memakan waktu 1,5 jam dengan kondisi ombak yang relatip sama dengan semalam. Sampai di spot Kapal Karam kami lihat telah parkir 2 kapal pemancing lain yang memang dari semalam gigih berjuang melawan ombak demi kesenangan memancing semata. Acara mancing dimulai dengan mencari umpan hidup kembung dan selar yang mana Cak Surya mau mencoba rakitan baru yang ternyata sukses untuk ngotrek dan kotrekan beli ditoko tidak laku disini (cape dech,,,beli mahal-mahal engga mau dimakan ikan selar dan kembung) setelah acara kotrekan kita anggap cukup untuk umpan, mulailah acara yang tunggu-tunggu,,,,,,,,,,mancing Miss Tenggiri he,he,,,,he

Satu persatu ikan target naik ke kapal, walau kondisi ombak yang rada lumayan tapi kegigihan kami dalam memancing membawa kepuasan tersendiri bagi kami yang memang bertujuan mencari kepuasan yang tidak bisa di ukur oleh apapun. Waktu berlalu tampa terasa waktu pulang jam 15.00 sore tiba tetapi Cak Surya minta diulur waktu tambah 1 jam lagi bro,,,,,,,,,lagi rame nich,,,and “gue bilang kalau pulang jalanan banjir,,elu tanggung jawab ya,,,betulin motor gua kalau mogok he,he,,,”dan Cak Surya cuma kasih senyum ke gue. Selepas waktu yang telah kita sepakati bersama untuk pulang yang memakan waktu perjalanan - + 3 jam, kami dilepas oleh loncatan tenggiri dari dasar laut ke udara memburu ikan-ikan kecil di spot kapal Karam, sesampai di dermaga betul dugaan kami bahwa jalan raya sudah banjir oleh pasang air laut. Alhamdullilah kami sudah sampai ke darat dan pulang ke rumah masing-masing walau janji Cak Surya tidak bohong untuk betulin motor gue yang kena mogok he,he,,,,,karena banjir laut pasang,,,,,,,,,,,,jangan kapok ya Cak he,he,,,ngerepotin elu,,he,he,,

Salam strike,
Islah & Cak Surya
“Team Support Tar-Tar Fishing Brigade”